Atribut Nominal, Biner, Ordinal, dan Numerik

Atribut adalah data field yang mewakili karekteristik atau fitur sebuah obyek data. Atribut dapat berupa nominal, biner, ordinal, dan numerik. Berikut penjelasan dan contoh dari macam-macam atribut yang telah disebutkan.

 

1.   Nominal Attribute / Atribut nominal

Nominal attribute adalah atribut yang nilainya berupa simbol-simbol atau nama-nama benda. Dan nilainya tidak memiliki urutan yang memiliki arti. Pada nominal attribute, operasi matematika pada nilai-nilainya tidak berarti. Sehingga, tidak masuk akal untuk mencari nilai mean(rata-rata)nya atau nilai median(tengah) nya, kecuali untuk mode(nilai yang paling sering muncul)nya.

Contoh nominal attribute :

1). jenis_mata_kuliah (Data Mining, Pemrograman, Basis Data, dll)

2). kota_tempat_tinggal (Kendari, Jakarta, Surabaya, dll)

3). kode_mata_kuliah (MK001, MK002, MK003, dst)

4). judul_buku (Data Mining Concepts and Techniques, C++ Programming, Java Programming, dll)

5). warna_pupil_mata (hitam, cokelat, biru, dll)

 

2.   Binary Attribute/ Atribut biner

Binary attribute adalah nominal atribut yang hanya memiliki dua kategori atau keadaan yaitu 0 dan 1. 0 berarti tidak ada dan 1 berarti ada. Binary attribute biasanya diartikan sebagai Boolean jika kedua keadaannya adalah true(benar) dan false(salah). Binary attribute bisa simetris(symmetric) dan bisa asimetris(assymmetric). Simetris jika kedua nilainya bernilai sama/setimbang harganya, sehingga tidak bisa diberi kode 0 atau 1, sedangkan asimetris kedua nilainya tidak setimbang harganya, sehingga dapat diberi kode 0 atau 1.

Contoh binary attribute :

1). status_kehidupan (hidup, meninggal)

2). tes_malaria (positif, negatif)

3). tes_demam (positif, negatif)

4). tes_flu_burung (positif, negatif)

5). test_ISPA (positif,negatif)

 

3.   Ordinal Attribute/Atribut Ordinal

Ordinal attribute adalah atribut dengan nilai-nilai yang kemungkinan memiliki  urutan yang mempunyai arti atau tingkatan(ranking), akan tetapi jarak antara nilai-nilainya tidak diketahui. Ordinal attribute berguna untuk mendaftarkan taksiran suatu kualitas yang tidak bisa diukur secara obyektif. Oleh karena itu ordinal attribute biasanya digunakan dalam survey atau rating.

Contoh ordinary attribute :

1). nilai_ujian (A, B, C, D, E)

2). ranking_kelas (1, 2, 3, dst)

3). kualitas_air (sangat baik, baik, cukup, buruk, sangat buruk)

4). tingkat_kepintaran (jenius, pintar, cukup, kurang cukup, sangat kurang)

5). ukuran_baju (small, medium, large, extra large)

 

4.   Numeric Attribute/Atribut Numerik

Numeric attribute adalah atribut kuantitatif, yaitu dapat dihitung banyaknya dan dapat diwakilkan dalam bilangan integer atau real. Numeric attribute dapat berupa skala interval(interval-scaled) atau skala-rasio(ration-scaled), kedua-duanya memiliki nilai mean, median, dan mode. Untuk numeric attribute interval-scaled tidak memiliki true zero-point(nilai nol yang sebenarnya), sedangkan yang ratio-scaled memiliki true zero-point.

Contoh numeric attribute :

1). jumlah_buku (0,1,2,3, dst)

2). jumlah_pasien (0,1,2,3, dst)

3). letak_geografis (23,5O BT  dan 11,5O LS , dll)

4). suhu_ruangan (37OC, 27OC, dll)

5). jumlah_pensil (1,2,3, dst)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: